
Screening adalah “gerbang awal” sebelum eksekusi trading.
Kalau proses ini asal-asalan, risiko loss akan makin besar.
Berikut 4 cara meningkatkan kualitas screening ⤵️
1️⃣ Manfaatkan Papan Top Gainer & Top Loser
Langkah sederhana tapi efektif: cek token yang naik/turun paling besar.
- Top Gainer → potensi momentum long
- Top Loser → peluang short atau beli di harga diskon
Bias awal ini membantu fokus ke aset yang sedang ramai diperdagangkan.
2️⃣ Perhatikan Volume
Volume tinggi = partisipasi pasar besar.
- Volume besar + harga naik → tren bullish kuat
- Volume besar + harga turun → tekanan jual kuat
Hati-hati kalau volume tinggi tapi hanya dari sedikit pelaku → bisa jadi manipulasi smart money.
3️⃣ Lihat Sektor yang Sedang Panas 🔥
Kadang bukan cuma token, tapi sektor yang jadi magnet uang.
Contoh: AI tokens, DeFi, GameFi.
Cari token yang masih “lagging” di sektor tersebut untuk peluang entry lebih awal.
4️⃣ Cek Rekomendasi dari CEX
Banyak CEX memberi highlight token tertentu (kompetisi, event, promo).
Efeknya: demand meningkat karena banyak trader tertarik ikut.
Biasanya likuiditas & volatilitas juga ikut naik → peluang trading makin besar.
💡 Kesimpulan:
Screening yang baik itu:
- Fokus ke token likuid
- Memahami sentimen sektor
- Memanfaatkan momentum dari event & promo
Dengan screening rapi, kita masuk market dengan rencana, bukan sekadar nekat.
